(021) 424 7129 | Cempaka Putih Indah 100A, Jembatan Serong, Rawasari Jakarta 10520

Jul 11, 2018 617times

Ikatan Keluarga Alumni Driyarkara (IKAD)

Ikatan Keluarga Alumni Driyarkara (IKAD) didirikan sejak 11 November 2017 untuk para alumni Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara yang merupakan komunitas intelektual dan telah menjadi bagian dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

 

IKAD berasaskan Pancasila, bersifat kekeluargaan, berorientasi pada pengabdian masyarakat dan Alma Mater, dengan tujuan:

  1. Memperkuat ikatan persaudaraan antar alumnus STF Driyarkara
  2. Bersama STF Driyarkara, mengembangkan pemikiran kritis, ilmu pengetahuan, dan kepedulian terhadap keadilan dan kemanusiaan
  3. Berperan aktif dalam perjuangan mewujudkan kondisi manusia dan tata dunia yang lebih sehat.
  4. Menjaga dan memelihara integritas Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara sebagai Alma Mater

 

Silahkan mengisi Formulir Pembaharuan Data Alumni STFD untuk menerima informasi lebih lanjut.

 

Media Sosial IKAD

https://www.facebook.com/ikadriyarkara

https://fb.me/alumnidriyarkara

 

 

Logo IKAD dirancang oleh RD Simon Petrus Lili Tjahjadi (Ketua STF Driyarkara tahun 2011-2015 dan tahun 2015-2019), dan dibuat dalam bentuk grafis oleh Anita Lawudjaja (Alumni Prodi Magister Filsafat tahun 2014).

Logo tersebut memuat lambang STF Driyarkara sebagai alma mater dengan bentuk-bentuk geometris: a) lingkaran sempurna paling dalam, yang merupakan simbol dari inti dari sebuah perkara; b) oktagon sama sisi asimetris yang mengelilinginya, simbol dari pendekatan-pendekatan analitis (plural, tidak singular, maka terdapat dua buah), dan; c) lingkaran sempurna paling luar, simbol dari cara berpikir sintetis yang merangkum dan merangkul semua pendekatan sebelumnya atas inti perkara yang sedang dikaji itu, sehingga menjadi satu kesatuan pemikiran yang lebih luas dan utuh daripada sebelumnya.

Lambang simbolik tersebut memuat pesan, bahwa untuk memahami perkara yang sedang dihadapi, para alumni diminta untuk berpikir jernih dan mendalam hingga mencapai intinya melalui cara berpikir dialektis yang memuat kemampuan berpikir analitis dan sintetis, sebelum mengambil tindakan yang tepat.

Dalam logo juga terdapat sehelai pita bertuliskan frase bahasa Latin Homo Homini Socius (Manusia adalah Sahabat bagi Sesamanya). Istilah tersebut bukan verbatim Driyarkara, tapi jelas sesuai dengan maksudnya saat mengritik Thomas Hobbes dengan pandangannya bahwa Manusia adalah serigala bagi sesamanya ( Homo homini lupus). Perkataan ini melihat manusia secara positif sebagai makhluk berkodrat sosial yang pada gilirannya akan mendorongnya mengenal lingkungannya secara lebih baik (aspek pengetahuan), bertindak penuh solidaritas demi kesejahteraan bersama (aspek etis), dan dari situ menyongsong Tujuan Akhir hidupnya (aspek Ketuhanan Transendental).

Desain logo IKAD diterima sebagai logo resmi IKAD pada 13 Juni 2018, bertepatan dengan hari peringatan ulang tahun kelahiran Prof. Driyarkara yang ke-105.

 

 

 

 

Perpustakaan STF Driyarkara saat ini memiliki kurang lebih 47.509 eksemplar (eks.) bahan pustaka dengan rincian 46.277 eks. buku; 1.171 eks. skripsi; 55 eks. tesis; 6 eks. disertasi; dan 1.681 eks. majalah. 

Pembelajaran Interaktif.STF Driyarkara saat ini memiliki 50 Dosen dengan jenjang pendidikan Magister, Doktor dan Profesor. 

Go to top
Template by JoomlaShine