(021) 424 7129 | Cempaka Putih Indah 100A, Jembatan Serong, Rawasari Jakarta 10520

Extension Course Filsafat diselenggarakan sejak 1970 sebagai pengabdian pada masyarakat akademik di Ibukota Republik. EC. Filsafat membuka kesempatan kepada publik akademik untuk mengenali pokok bahasan dalam filsafat kontemporer dengan irama yang fleksibel dan tanpa menuntut pengetahuan khusus di bidang Filsafat.

Jadwal Kuliah S1 Filsafat 2017/2018

 Kurikulum  Sarjana Filsafat 2016/2017

Sarjana Ilmu Filsafat
Program Studi Ilmu Filsafat memperkenalkan pengertian dasar dan mendalam tentang masalah-masalah dan aliran-aliran utama ilmu filsafat, dengan perhatian pada masalah-masalah ilmu-ilmu manusia, sosial dan budaya dalam konteks Indonesia.

Nama kecilnya Djenthu. Setelah masuk Novisiat Yesuit namanya berubah menjadi Driyarkara. Sosok bernama lengkap Nicolaus Driyarkara SJ ini memiliki peran penting dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Tak ada yang menyangka putra petani desa di daerah Purworejo, Jawa Tengah ini akan menjadi seorang tokoh yang diperhitungkan di Indonesia. Pemikirannya yang tajam dan menyentuh langsung ke akar permasalahan, termasuk filsafat mengenai Pancasila senantiasa dikenang. Namanya dikenang menjadi sekolah tinggi filsafat di Jakarta, STF Driyarkara. Tempat ini menjadi sarana mendidik dan mengasah intelektual para calon imam. Namun, tak banyak yang tahu tentang sosok dan pemikiran Driyarkara pada masanya.

Pemikiran mengenai Pancasila menjadi warisan Nicolaus Driyarkara SJ bagi bangsa Indonesia. Pancasila sebagai humanisme religius-sosialistis.Pastor Nicolaus Driyarkara SJ diundang menjadi pembicara saat digelar seminar tentang Pancasila di Yogyakarta, 16-20 Februari 1959. Bersama Prof Dr Prijono, Ruslan Abdulgani, Muhammad Yamin, dan Prof Notonegoro, Driyarkara mengkaji Pancasila. Driyarkara membedah Pancasila dengan kacamata akademissistematis, yakni filsafat manusia.Kala itu, ia merefleksikan hakikat Pancasila sebagai dalil-dalil filosofis. Bagi Rektor Perguruan Tinggi Pendidikan Guru (PTPG) Sanata Dharma Yogyakarta saat itu, sebagai dalil-dalil filosofis, Pancasila adalah rumusan realitas dasar manusia yang ada bersama cinta kasih. Tentunya bila dipandang secara keseluruhan dan keterkaitan antarsila.

Mengenal Driyarkara, Sang Filsuf Pendidik (Resensi Buku)


Berbeda dengan lebih dari 20 judul buku tentang Driyarkara dan karyanya (1913-1967), termasuk ratusan karangan dan makalah yang masih berupa naskah tentang pemikiran Romo Dr Nicolaus Driyarkara SJ, buku ini khas, lain dari yang lain. Buku Driyarkara Si Jenthu menyampaikan apa dan siapanya, semacam napak tilas, salah satu ahli filsafat Indonesia yang disusun berdasarkan catatan harian, diarium yang ditulis secara rutin sejak 1 Januari 1941 sampai April 1950. Berkat ketekunan F Danuwinata SJ yang mengumpulkan, menyimpan rapi, dan menerjemahkan diarium sekaligus menjadi narasumber satu-satunya dan juga menjadi penyunting bersama Maria Hartiningsih, disusun Frieda Treurini, buku ini menjadi pelengkap dan khas dibandingkan yang lain.

STF Driyarkara bercita-cita menjadi: Sumber pemikiran yang bertanggung jawab; berorientasi pada harkat kemanusiaan universal, cita-cita bangsa Indonesia dan keagamaan yang terbuka; Tempat pembinaan para kader bangsa yang berkarakter; memiliki integritas intelektual dan wawasan kemanusiaan yang universal; terlibat dalam pembangunan bangsa yang demokratis; peka terhadap keadilan.

Tema Lomba Karangan Ilmiah, Tema : Erupsi Populisme

Page 4 of 4
Go to top
Template by JoomlaShine